Perang Minahasa vs Spanyol Harus Difilmkan

Logo Kabupaten Minahasa 
FOCUSMANADO - Sejarah peristiwa heroik Perang Minahasa vs Spanyol yang terjadi pada 10 Agustus 1644 seharusnya difilmkan. Demikian dikatakanPemerhati Budaya Judie Turambi Minggu (13/01/13) Kemarin.

Menurutnya, apabila peristiwa tersebut divisualisasikan lewat film maka fakta historisnya akan dikenang terus dan diketahui oleh generasi penerus.

"Pemprov Sulut sebagai Pemerintah tertinggi di Daerah ini harus angkat sejarah yang pernah terjadi di Sulut, apalagi masyarakat sejarah/budaya dan komunitas artis film didaerah ini bisa berkolaborasi untuk mendatangkan sutradara dalam pembuatan film peristiwa heroik ini,"jelasnya.

Seperti diketahui, Perang tersebut terjadi di semua pakasaan/distrik di Minahasa karena ketidakadilan, penindasan penduduk dan monopoli perdagangan. Selain itu, tentara Spanyol banyak melakukan pembunuhan, penghinaan, pemerasan dan penyiksaan tehadap masyarakat bahkan pemerkosaan terhadap kaum wanita.

Karena itu untuk. mempertahankan eksistensi wilayah dan wibawah ‘Tou Minahasa’ dari tangan kolonialisme munculah perasaan kolektif dan kekuatan bersatu dari seluruh rakyat Minahasa untuk beperang melawan Spanyol.

Perang antara bangsa Minahasa melawan superpower Spanyol saat itu, tak terbendung dan tercatat menjadi peristiwa besar dan penting dalam sejarah Minahasa. Konfrontasi terbuka di seluruh tanah Minahasa itu menyebabkan Spanyol kalah melawan para waranei (kesatria) Minahasa dan harus angkat kaki di tanah Minahasa.

Padahal Kerajaan Spanyol sejak abad ke 16 hingga abad-2 selanjutnya banyak melakukan pendudukan. Seperti ketika mereka melakukan penaklukan pd suku Indian Inca di Peru Amerika Selatan November 1532.
Sumber: fokusmanado.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar